Kombinasi Aloe Vera Dan Edukasi Self-Care Kulit dalam Penurunan Pruritus pada Pasien Psoriasis: Studi Kasus

Penulis

  • Zakiya Fajri Wahyudi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang
  • Edi Purwanto Universitas Muhammadiyah Malangi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i2.379

Kata Kunci:

psoriasis, pruritus, Aloe vera, Self-care kulit, sPGA, 12-PSS

Abstrak

Latar belakang: Psoriasis merupakan penyakit kulit inflamasi kronis yang sering disertai pruritus sehingga mengganggu kenyamanan dan kualitas hidup pasien. Aloe vera dan edukasi Self-care kulit dapat digunakan sebagai terapi komplementer untuk membantu mengurangi keluhan pruritus. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan perubahan tingkat pruritus pada pasien psoriasis setelah pemberian Aloe vera dan edukasi self-care kulit selama tiga minggu. Metode: Penelitian studi kasus dengan pendekatan one-subject pre–post intervention pada seorang perempuan usia 43 tahun dengan psoriasis dan pruritus. Intervensi berupa aplikasi gel Aloe vera 3 kali sehari dan edukasi Self-care kulit selama 3 minggu. Evaluasi menggunakan Self-care Diary, NRS, 12-PSS, dan sPGA. Hasil: Setelah intervensi, skor pruritus NRS menurun dari 7 (gatal berat) menjadi 2 (gatal ringan). Skor 12-PSS menurun dari 24 (sedang) menjadi 13 (ringan). Skor sPGA juga menurun dari 4 (marked) menjadi 1 (almost clear), yang menunjukkan adanya perbaikan klinis pada lesi kulit. Selain itu, terjadi peningkatan kualitas tidur, penurunan frekuensi garukan, serta meningkatnya kepatuhan pasien dalam melakukan self-care kulit. Kesimpulan: Kombinasi pemberian Aloe vera dan edukasi self-care kulit menunjukkan penurunan skor pruritus dan perbaikan kondisi klinis pasien psoriasis dalam waktu relatif singkat, sehingga berpotensi menjadi terapi komplementer dalam asuhan keperawatan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Fajri Wahyudi, Z. dan Purwanto, E. (2026) “Kombinasi Aloe Vera Dan Edukasi Self-Care Kulit dalam Penurunan Pruritus pada Pasien Psoriasis: Studi Kasus”, Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 5(2), hlm. 412–423. doi: 10.69677/avicenna.v5i2.379.