Profil Pola Peresepan Antibiotik dan Edukasi Pasien ISPA Usia 5–9 Tahun di Puskesmas Petarukan Periode Januari–Oktober 2025
DOI:
https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i2.377Kata Kunci:
ispa, antibiotik, pola peresepan, edukasi pasienAbstrak
Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia 5–9 tahun dengan angka kejadian tinggi di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan resistensi dan efek samping, serta edukasi pasien yang belum optimal dapat memengaruhi kepatuhan terapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pola peresepan antibiotik dan pelaksanaan edukasi pasien ISPA usia 5–9 tahun di Puskesmas Petarukan periode Januari–Oktober 2025. Metode: Penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder dari resep pasien dan lembar ceklis KIE. Sampel diambil menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi sebanyak 197 resep. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung frekuensi dan persentase. Hasil: Penggunaan antibiotik sebesar 66,5% lebih tinggi dibandingkan non-antibiotik 33,5%. Antibiotik terbanyak adalah amoksisilin (66,5%) golongan penisilin dengan frekuensi 3×1 (67,0%) dan dosis 500 mg (63,4%). Pelaksanaan edukasi pasien belum optimal: penyimpanan obat 21,10%, dan efek samping 17,43%. Kesimpulan: Penggunaan antibiotik pada pasien ISPA masih cukup tinggi dan edukasi pasien belum optimal, sehingga perlu peningkatan penggunaan antibiotik yang rasional serta kualitas edukasi pasien.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







