PENGARUH PROMOSI KESEHATAN METODE EKSPOSITORI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELITUS DALAM PENANGANAN HIPOGLIKEMIA DI PUSKESMAS PAMULANG

Penulis

  • amelia nurul hakim STIKes Widya Dharma Husada tangerang
  • Siti Chasani Jurusan Profesi Ners, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Susi Dewi Asih Kusumawati Jurusan Profesi Ners, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Gilang Rahmatullah Jurusan Profesi Ners, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Tri Rahayuning1 Jurusan Profesi Ners, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i1.301

Abstrak

Latar Belakang: Kejadian diare pada anak di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Latar belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan dan berisiko menimbulkan komplikasi akut, salah satunya hipoglikemia. Rendahnya pengetahuan pasien mengenai tanda, pencegahan, dan penanganan hipoglikemia meningkatkan risiko keterlambatan penanganan dan komplikasi serius. Promosi kesehatan dengan metode ekspositori, yang menyampaikan materi secara langsung, sistematis, dan terstruktur, dinilai efektif untuk meningkatkan pengetahuan pasien. Tujuan: Untuk mengetauhi pengaruh promosi kesehatan metode ekspositori terhadap peningkatan pengetahuan pasien Diabetes Melitus dalam penanganan hipoglikemia di Puskesmas Pamulang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental Design dengan rancangan One Group Pretest–Posttest, yaitu pengukuran tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan metode ekspositori. Populasi penelitian adalah seluruh pasien Diabetes Melitus yang berkunjung ke Puskesmas Pamulang sebanyak 133 pasien. Sampel berjumlah 42 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling, sesuai kriteria inklusi. Intervensi dilakukan dalam satu sesi penyuluhan kelompok selama ±30–45 menit menggunakan metode ceramah terarah, diskusi, dan media leaflet. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner yang sama pada pretest dan posttest. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil analisis menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 11,07 menjadi 14,57. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan promosi kesehatan metode ekspositori terhadap peningkatan pengetahuan pasien. Implikasi: Promosi kesehatan metode ekspositori efektif digunakan sebagai strategi edukasi di pelayanan kesehatan primer untuk meningkatkan kesiapsiagaan pasien Diabetes Melitus dalam menangani hipoglikemia.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-31

Cara Mengutip

nurul hakim, amelia, Siti Chasani, Susi Dewi Asih Kusumawati, Gilang Rahmatullah dan Tri Rahayuning1 (2026) “PENGARUH PROMOSI KESEHATAN METODE EKSPOSITORI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELITUS DALAM PENANGANAN HIPOGLIKEMIA DI PUSKESMAS PAMULANG”, Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 5(1), hlm. 207–216. doi: 10.69677/avicenna.v5i1.301.